CARILAH TUHAN SAAT KESESAKANMU
Inilah pengalaman seorang pemuda. Ketika saya masih muda,
seorang kawan mengajak saya melakukan “saat teduh rutin” bersamanya. Saya tahu
bahwa membaca Alkitab, berdoa, dan menghadiri kebaktian secara rutin sangatlah
penting, dan saya ingin meluangkan waktu bersama Allah. Namun, rencana kawan
saya itu tidak pernah berhasil saya terapkan. Saya memang mengikuti
rutinitasnya selama satu atau dua minggu, bangun awal setiap pagi untuk membaca
Alkitab dan berdoa. Saya menerapkan disiplin itu pada diri saya sendiri,
seperti hal nya melakukan push-up 50 kali setiap hari. Namun itu tidak
berlangsung lama. Akhirnya saya menyerah. Saya tidak tahu bagaimana memenuhi
kerinduan hati saya untuk meluangkan waktu bersama Allah.
Kemudian suatu hari saya tersentak saat membaca tentang
ucapan yang dilontarkan yesus kepada perempuan di dekat sumur: “Bapa mencari”
mereka yang akan menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran (Yohanes4:23).
Saat itulah saya menyadari bahwa Allah lah yang berinisiatif menaruh kerinduan
di dalam hati saya supaya meluangkan waktu bersama-Nya.
Pemazmur mengatakan bahwa ia menanggapi panggilan Tuhan
untuk mencari wajahnya (Mazmur27:8). Gagasan bahwa Allah rindu untuk
bersekutu dengn saya yang kini menarik saya ke dalam hadiratNya. Saat teduh
saya bersama Allah tidak lagi menjadi kewajiban yang membosankan, melainkan
sebagai tanggapan saya kepada Bapa yang rindu meluangkan waktu bersama saya.
Manusia akan menemukan dan akan berhadapan muka muka apabila ia mencari wajah
Tuhan. Jika Tuhan memalingkan wajahNya dari bangsa Israel karena mereka
seringkali membuat jengkel hati Tuhan. Pembiaran yang dilakukan oleh Tuhan
dengan tindakan mereka dihukum, mereka dibuang, mereka ditawan, Tuhan sedang
tidak memperdulikan mereka, Allah pura pura tidak mau tahu, Allah sengaja
membiarkan mereka ditindas oleh bangsa lain yang lebih kuat.
Renungan:
Sesungguhnya jika Tuhan membiarkan
mereka dihukum, dibuang, ditindas bukan berarti mereka dibiarkan. Hukuman
seperti itu hanya bersifat sementara agar mereka sadar akan dosa dan
pelanggaran mereka.
Ayat Alkitab
Mazmur 10:1
“Mengapa Engkau berdiri jauh jauh, ya Tuhan, dan menyembunyikan diriMu
dalam waktu-waktu kesesakan?”