Sabtu, 11 Januari 2014

Carilah Tuhan saat kesesakanMu

CARILAH TUHAN SAAT KESESAKANMU

            Inilah pengalaman seorang pemuda. Ketika saya masih muda, seorang kawan mengajak saya melakukan “saat teduh rutin” bersamanya. Saya tahu bahwa membaca Alkitab, berdoa, dan menghadiri kebaktian secara rutin sangatlah penting, dan saya ingin meluangkan waktu bersama Allah. Namun, rencana kawan saya itu tidak pernah berhasil saya terapkan. Saya memang mengikuti rutinitasnya selama satu atau dua minggu, bangun awal setiap pagi untuk membaca Alkitab dan berdoa. Saya menerapkan disiplin itu pada diri saya sendiri, seperti hal nya melakukan push-up 50 kali setiap hari. Namun itu tidak berlangsung lama. Akhirnya saya menyerah. Saya tidak tahu bagaimana memenuhi kerinduan hati saya untuk meluangkan waktu bersama Allah.
            Kemudian suatu hari saya tersentak saat membaca tentang ucapan yang dilontarkan yesus kepada perempuan di dekat sumur: “Bapa mencari” mereka yang akan menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran (Yohanes4:23). Saat itulah saya menyadari bahwa Allah lah yang berinisiatif menaruh kerinduan di dalam hati saya supaya meluangkan waktu bersama-Nya.
            Pemazmur mengatakan bahwa ia menanggapi panggilan Tuhan untuk mencari wajahnya (Mazmur27:8). Gagasan bahwa Allah rindu untuk bersekutu dengn saya yang kini menarik saya ke dalam hadiratNya. Saat teduh saya bersama Allah tidak lagi menjadi kewajiban yang membosankan, melainkan sebagai tanggapan saya kepada Bapa yang rindu meluangkan waktu bersama saya. Manusia akan menemukan dan akan berhadapan muka muka apabila ia mencari wajah Tuhan. Jika Tuhan memalingkan wajahNya dari bangsa Israel karena mereka seringkali membuat jengkel hati Tuhan. Pembiaran yang dilakukan oleh Tuhan dengan tindakan mereka dihukum, mereka dibuang, mereka ditawan, Tuhan sedang tidak memperdulikan mereka, Allah pura pura tidak mau tahu, Allah sengaja membiarkan mereka ditindas oleh bangsa lain yang lebih kuat.

Renungan:
Sesungguhnya jika Tuhan membiarkan mereka dihukum, dibuang, ditindas bukan berarti mereka dibiarkan. Hukuman seperti itu hanya bersifat sementara agar mereka sadar akan dosa dan pelanggaran mereka.


Ayat Alkitab
Mazmur 10:1
“Mengapa Engkau berdiri jauh jauh, ya Tuhan, dan menyembunyikan diriMu dalam waktu-waktu kesesakan?”