JANGAN MELUPAKAN KEBAIKAN TUHAN
Setiap orang mungkin pernah mengalami kebaikan Tuhan
dalam hidupnya, walaupun kadangkala kita tidak menyadari kebaikan Tuhan
tersebut. Ada kebaikan Tuhan secara khusus yang kita alami, seperti berkat di
kala kita kekurangan, kesehatan di kala kita sakit, namun banyak juga berkat
Tuhan secara umum yang kita alami, seperti nafas hidup yang Dia beri setiap
hari, makanan dan minuman yang kita makan/minum setiap harinya. Itu semua
adalah kebaikan Tuhan yang tidak bisa kita lupakan.
Itulah juga yang dialami oleh Daud. Dia telah mengalami
banyak kebaikan Tuhan dalam hidupnya, baik itu kebaikan secara umum maupun
kebaikan secara khusus, dan ia tidak mau melupakan kebaikan Tuhan tersebut
dalam hidupnya. Ia bertekad untuk selalu mengingatnya. Ia berkata kepada
dirinya sendiri, seperti kepada orang lain: Pujilah Tuhan hai jiwaku, dan
janganlah lupakan segala kebaikanNya. Ia mengingatkan dirinya sendiri/jiwanya
agar ia jangan pernah melupakan kebaikan Tuhan dalam hidupnya.
Namun seringkali kita begitu cepat lupa akan kebaikan
Tuhan dalam hidup kita. Kita melupakannya mungkin ketika kita sudah mulai ada
dalam puncak keberhasilan hidup kita. Kita mulai memegahkan diri kita seolah
olah apa yang telah kita capai dan miliki dalam hidup kita adalah adalah
semata-mata adalah karena kuat kita sendiri. Demikian juga kesusahan kesusahan
hidup bisa membuat kita melupakan kebaikan Tuhan. Ketika kita tidak melihat
pertolongan dan kebaikan Tuhan saat ini kita mulai banyak mengeluh dan bersungut
sungut dalam hidup kita. Kita mulai melupakan kebaikan Tuhan yang pernah kita
alami dalam hidup kita. Tetapi apapun itu kita tidak boleh melupakan kebaikan
Tuhan dalam hidup kita, baik ketika kita dalam kadaan sukses maupun ketika kita
masih mengalami banyak kesusahan hidup.
Bunyi salah satu nyanyian lama berkata bahwa jika kita
mulai menghitung hitung (mengingat) berkat (kebaikan) Tuhan dalam hidup kita
maka kita akan kagum kepadaNya. Itulah kunci dan energy yang membuat kita mempu
tetap memuji Tuhan di dalam hidup kita.
Renungan:
Pada dasarnya kita bukanlah orang baik – tetapi kita menjadi baik karena
Allah terlebih dahulu menunjukkan kasih setia, dan kebaikannya. Karena itu,
janganlah menutup apa terhadap berkat Tuhan yang kita terima.
Ayat Alkitab
Mazmur 103:13
“Seperti bapa sayang kepada anak
anak nya, demikian Tuhan sayang kepada orang-orang yang takut akan Dia”